Monday, November 11, 2013

WALAUPUN DEMAM TAPI MAKAN ENAK TERUS. HM.RAKIB JANIB JAMARI.PEKENBARU-RIAU


"WALAUPUN DEMAM TAPI MAKAN ENAK TERUS. HM.RAKIB JANIB JAMARI.PEKENBARU-RIAU."

Ucapan ini, mengakibatkan penulis sangat tidak enak makan di Mina, di waktu Zuhur,dan ashar. Setelah shalat tobat dua rakaat, barulah makan bisa dirasakan enak lagi seperti semula..Itulah sebahagia kecil, dari hukuman kontan, dari Allah...SWT. 
Seharusnya penulis memberi alas kata ''Insya Allah'' masalah makan, tetap lezat, sekalipun demam. Inilah pengalaman pribadi penulis pada 15-9-2013, bertepatan 10 Zulhijjah 1434 HIJRIYAH.

DI KOTA Makah, kami menginap  di hotel Wihdah, Biban., lebih kurang 2 km dari Masjidilharam. "Haraaam" artinya terhoprmat,  diharamkan orang bernajis (kafir), masuk daerah ni:

Kota Mekah dan Madinah sering juga disebut sebagai Tanah Haram, sebab kedua kota ini hukumnya haram untuk dikunjungi oleh orang selain kaum Muslim. Jamaah haji juga hanya bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah di sekitar Mekah, Jeddah dan Madinah, sebab pemerintah Arab Saudi hanya memberikan visa berkunjung di ketiga kota itu bagi para jamaah haji. Berikut ini adalah informasi mengenai beberapa tempat peziarahan bersejarah di Tanah Suci:
1. Jabal Nur dan Gua Hira. Jabal Nur terletak kurang lebih 6 kilometer di sebelah utara Masjidil Haram, Mekah. Di puncaknya terdapat sebuah gua yang dikenal dengan nama Gua Hira. Di gua inilah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu yang pertama, yaitu surat Al-'Alaq ayat 1-5.

2. Jabal Tsur. Jabal Tsur terletak kurang lebih 6 kilometer di sebelah selatan Masjidil Haram, Mekah. Untuk mencapai Gua Tsur ini memerlukan perjalanan mendaki selama 1,5 jam. Di gunung inilah Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar As-Siddiq bersembunyi dari kepungan orang Quraisy ketika hendak hijrah ke Madinah Al-Munawarah.

3. Jabal Rahmah. Yaitu tempat bertemunya Nabi Adam dan Hawa setelah keduanya terpisah saat turun dari surga. Peristiwa penting lainnya yang terjadi di tempat ini adalah tempat turunnya wahyu yang terakhir pada Nabi Muhammad SAW, yaitu surat Al-Maidah ayat 3.

4. Jabal Uhud. Letaknya kurang lebih 5 kilometer dari pusat kota Madinah. Di bukit inilah dahulu pernah terjadi perang dahsyat antara kaum Muslimin melawan kaum Musyrikin Mekah. Dalam pertempuran tersebut gugur 70 orang Syuhada. Di antaranya Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW. Kecintaan Rasulullah SAW pada para Syuhada Uhud, membuat beliau selalu menziarahi tempat ini hampir setiap tahun semasa hidup beliau. Untuk itu, Jabal Uhud menjadi salah satu tempat penting untuk diziarahi oleh para jamaah haji maupun para peziarah lainnya.

5. Makam Baqi’. Baqi' adalah tanah kuburan untuk penduduk setempat sejak zaman jahiliyah sampai sekarang. Jamaah haji yang meninggal di Madinah akan dimakamkan di areal pekuburan ini. Terletak di sebelah timur Masjid Nabawi. Di sana juga dimakamkan Utsman bin Affan seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang termasuk Khulafaur Rasyidin yang ke-3 atau khalifah ketiga yang memerintah dari tahun 644 hingga 656. Selain itu juga dimakamkan di tempat ini para istri Nabi, putra dan putri Nabi, dan para sahabat Nabi lainnya.



6. Masjid Qiblatain. Pada masa permulaan Islam, kaum Muslimin melakukan sholat dengan menghadap kiblat ke arah Baitul Maqdis (Masjid Al-Aqsa) di Yerusalem, Palestina. Pada tahun ke-2 Hijriah tepatnya pada bulan Rajab, pada saat Nabi Muhammad SAW melakukan salat Zuhur di masjid ini, tiba-tiba turun wahyu surat Al-Baqarah ayat 144 yang memerintahkan agar kiblat sholat diubah ke arah Ka’bah Masjidil Haram, di Mekah. Dengan terjadinya peristiwa tersebut maka akhirnya masjid ini diberi nama Masjid Qiblatain yang berarti masjid berkiblat dua.

No comments:

Post a Comment

Komentar Facebook