Saturday, February 22, 2014

PERANGI RASA MALASNYA, AGAR KUAT DAYA JUANGNYA. PERANGI, SIKAP BOROSNYA,



BANGSA PALING MALAS DI DUNIA
By  M.Rakib Ciptakarya Pekanabaru Riau Indonesia.2014
Akui secara jujur tanpa harus  membela diri dan sibuk mencari kambing hitam.

Miskin dan bodoh, picu kekerasan
Sering saja, salah penafsiran
Buruk sangka, selalu dikedepankan
Pandai memutarbalikkan, keadaan.

Pertama, miskin dan bodoh,
Bangunan yang dibuat, cepat roboh
Mengambil keputusan, sangat ceroboh,
Tersinggung sedikit, cepat heboh.

Kedua, licik dan korup
Aib yang besar, paandai menutup
Milik rakyat, habis  diraup
Bekerja keras, tidaklah sanggup.

SDM-nya, terendah di Asean
Kurang gizi, rendah kesehatan
Nasi aking, selalu  dimakan
Santapannya, sambel belacan.



PERANGI RASA MALASNYA,
AGAR KUAT DAYA JUANGNYA.
PERANGI, SIKAP BOROSNYA,
PUNYA PERHITUNGAN YANG BERMAKNA

PERANGI KECANDUANNYA, PADA NARKOBA,
AGAR HIDUPNYA TIDAK MENDERITA
PERANGI, PERGAULAN BEBASNYA
AGAR TERPELIHARA, KESUCIAN FITRAHNYA.

Di antara istri dan anakmu ada yang akan menjadi musuh bagimu.
(QS Al-Taghobun : 14)     
Anak durhaka  menjadi saksi bisu pembunuhan Linda Warau oleh anak kandungnya sendiri, Erick Karsoho, tadi pagi. Dengan luka bacok sekujur tubuhnya, korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Pantauan merdeka.com, di rumah berlantai dua itu masih terlihat bercak darah, seperti di bagian tembok, pintu hingga lantai di bagian teras depan. Mobil Avanza silver berpelat nomor B 1014 PFF milik korban masih terparkir di garasi. Saat ini pagar rumah masih terbentang garis polisi.
Ayah korban, Rusma Warsoto masih berada di kantor RW setempat. Menderita sakit stroke, Rusma dijemput keluarga ke rumah sanak saudaranya tanpa mau menjawab pertanyaan wartawan.
         Asisten rumah tangga korban, Ningkem (33) mengatakan sejak awal pelaku memang terlihat keras kepala dalam kesehariannya."Orangnya tuh emang ngeyel, kita sekali ngomong, dia bisa sepuluh kali ngomong. Sama setiap hari memang masih perawatan obat terus," ujar Ningkem kepada wartawan di kantor Mapolsek Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/4). Ningkem menambahkan, setiap harinya di rumah tersebut hanya ada tiga anggota keluarga. "Yah di rumah itu cuma bertiga aja, papanya sakit di kamar, ibu dan Erik. Adiknya kerja dan satu lagi masih kuliah di China," ujarnya.
       Metrotvnews.com, Jakarta: Seorang pemuda di Jakarta Utara nekad menghabisi nyawa ibu kandungnya, lantaran tidak diajak liburan ke luar negeri. Erik Karsoto mengakui perbuatan bidabnya itu dilakukan di depan ayah kandungnya yang tengah sakit, Jumat (12/4). Erik Karsoto (20) membunuh ibu kandungnya, Linda, menggunakan pisau daging. Linda sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Kemayoran dalam keadaan berlumuran darah. Namun sayang, perempuan 50 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan ke RS.

       Sang anak mengaku nekad membunuh, karena merasa dikucilkan oleh keluarganya. Terutama ibu kandungnya sendiri. Polisi segera mengamankan Erik usai kejadian. Pisau yang digunakan untuk membunuh juga telah diamankan sebagai barang bukti. Polisi kini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku di Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi juga akan memeriksakan kejiwaan Erik, yang mengaku tidak menyesal telah membunuh ibu kandungnya.
       JAKARTA, TRIBUNJAMBI.COM — Pasangan suami-istri, Lo Tirta Karya (54) dan So Indah Rani (51), dibunuh anak angkat dan temannya, Simon Law dan Deni Sumarsono, Selasa pukul 16.30 WIB. Kedua korban dibunuh di rumahnya, di Jalan Mandala Barat 2 Nomor 27 RT 4 RW 4, Tomang, Grogol-Petamburan, Jakarta Barat.

          Demikian diungkapkan Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Ferdy Sambo yang dihubungi beberapa menit lalu, Selasa (12/4/2011) malam. ”Kedua tersangka sudah kami tangkap, masih dalam pemeriksaan. Pasangan suami-istri ini diduga dibunuh anak angkat dan temannya,” ungkap Ferdy. Di lokasi, polisi menemukan dan menyita pisau, kapak, dan tongkat baseball. ”Kedua korban ditusuk pisau dan dipukuli,” tambah Ferdy. Kasus itu ditangani Polsek Metro Tanjung Duren, Jakarta Barat. Editor : ribut Sumber : Kompas.com



 



1.Bangsa Indonesia Bangsa yang Miskin dan Bodoh
Aida Ismeth, anggota DPD RI asal Provinsi Kepulauan Riau menyatakan, kekerasan yang mengancam keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indo nesia (NKRI) dipengaruhi faktor kemiskinan dan kebodohan.

http://www.indopos.co.id/index.php/arsip-berita-indopos/66-indopos/17201-miskin-dan-bodoh-picu-kekerasan.html
2.Bangsa Indonesia Bangsa yang Bodoh dan Korup
Rektor UNS Prof Dr Much Syamsulhadi SpKJ(K). Di depan sidang senat universitas, dia mengatakan bangsa Indonesia termasuk bangsa yang bodoh. Namun sekaligus korup. “Bayangkan, betapa ironisnya bangsa ini yang rakyatnya masuk kategori bodoh secara umum, namun untuk masalah korupsi, termasuk paling hebat di dunia,” kata dia.

Ukurannya, untuk angka human development index, dari 136 negara, Indonesia hanya nomor urut ke-111. Tetapi persepsi korupsi, ternyata Indonesia termasuk rangking ke-6 di dunia dari 117 negara.
3.Kualitas SDM Indonesia Terendah di ASEAN
Namun pada tingkat ASEAN, rangking SDM  Indonesia berada di bawah Malaysia (61), Singapura (26) dan Brunei Darussalam (33

http://www.neraca.co.id/2011/11/06/kualitas-sdm-indonesia-terendah-di-asean/
4.Rendahnya Kualitas Pendidikan Indonesia
Berdasarkan survey Political and Economic Risk (PERC) kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Menyedihkan lagi ternyata posisi Indonesia berada di bawah Vietnam. Memprihatinkan lagi, hasil survey tahun 2007 World Competitiveness Year Book memaparkan daya saing pendidikan kita dari 55 negara yang disurvey Indonesia berada pada urutan 53.

http://elluphall.student.umm.ac.id/2010/09/30/rendahnya-kualitas-pendidikan-di-indonesia/
5.Kualitas DPR Indonesia Sekarang Terendah Sepanjang Sejarah
“Ini memang memprihatinkan, kualitas DPR kita sangat jauh merosot pada titik terendah di sejarah Indonesia,” ujar pengamat politik Yudi Latief kepada detikcom.

http://news.detik.com/read/2011/05/09/175555/1635791/159/kualitas-dpr-sekarang-terendah-sepanjang-sejarah
6.Facebook & Twitter Bikin Bangsa Indonesia Malas Berpikir’
7.Sekitar 77 Persen Bangsa Indonesia Malas Sikat Gigi
ya. Drg Zaura Rini Matram MDS praktisi kedokteran gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) menyebut 80 persen orang Indonesia mengidap penyakit gigi berlubang. Ini bukan sesuatu yang mengejutkan karena menurut Rini 77 persen orang Indonesia ternyata malas gosok gigi alias tak pernah gosok gigi.

http://aliyyaa.multiply.com/journal/item/15/Jorok_77_Persen_Orang_Indonesia_Malas_Sikat_Gigi_?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem
8. Bangsa Indonesia Jalan Pintas, Tidak Disiplin Dan Kurang Asertif
Stereotype orang Indonesia diantaranya jam karet, jalan pintas, tidak disiplin, tidak mengindahkan mutu, dan kurang asertif. Sifat tersebut harus di tinggalkan terutama oleh para tenaga akademik di lingkungan FISE untuk mewujudkan FISE yang lebih baik kedepannya. Demikian disampaikan oleh Dr.Tulus Winarsunu, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada peserta Lokakarya Peningkatan Kinerja Tenaga Akademik FISE UNY , Jumat-Minggu (21-29/5).

10.Perilaku Psikopat Bangsa Indonesia
Praktik korupsi dan kejahatan yang kerap terjadi di negeri ini merupakan tindakan para pengidap psikopat. Seharusnya mereka di penjara atau rumah sakit jiwa, tidak bebas berkeliaran.Pengidapnya juga disebut sebagai sosiopat karena perilakunya yang antisosial serta merugikan orang banyak dan orang-orang terdekatnya.

http://www.beritabatavia.com/berita-8975-perilaku-psikopat-indonesia-.html
11.IQ Bangsa Indonesia lebih rendah dari orang Amerika
Harus diakui sebaran rata-rata IQ orang Indonesia memang lebih rendah dari IQ orang Amerika.Data pada tahun 2002 menunjukkan bahwa IQ rata2 orang Indonesia hanya 89, dan IQ rata2 orang Amerika 98.(saat itu IQ rata2 orang Hongkong paling tinggi, yakni 107).Kemudian pada tahun 2006 IQ rata-rata orang Indonesia turun menjadi 87, dan IQ rata2 orang Hongkong naik menjadi 108 (Amerika tetap 98).

http://www.google.co.id/tanya/thread?tid=10de4327d8c755fc
12.Bangsa Indonesia Bangsa Munafik
Kemunafikan orang Indonesia pernah dikemukakan oleh wartawan senior, Mochtar Lubis dalam pidatonya pada 6 April 1977 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Kala itu, Lubis mengemukakan tujuh ciri sifat buruk manusia Indonesia, yakni munafik, tidak mau bertanggung jawab, berperilaku feodal, percaya pada takhyul, bersifat artistik, dan ciri lainnya yang bersifat hedon dan instan..

Dan masih banyak fakta negatif lainnya.
Kesimpulan
Perilaku buruk tersebut memang masih merupakan fakta hingga hari ini dan fakta itu harus kita akui secara jujur.

Saran
Perbaikan perilaku buruk hanya bisa dilakukan dan dimulai dari diri sendiri

Dikutip dari  Hariyanto Imadha
Peengamat Perilaku
Sejak 1973..



No comments:

Post a Comment

Komentar Facebook