Friday, March 4, 2016

PANTUN PENUNTUN SANTUN Dr.H.M.Rakib, S.H.,M.Ag

PANTUN PENUNTUN SANTUN
Dr.H.M.Rakib, S.H.,M.Ag
1.Pantun


                       Bagaimana bisa, bermain gasing,
                       Halaman sudah, menjadi lumpur.
                       Bagaimana Indonesia, bisa bersaing,
                       Perdagangan sudah, dikuasai Singapur.

Raflesia, bunga yang rumit,
Tumbunya, di hutan terlarang.
Indonesia punya, karet dan  sawit,
Tapi harganya, dipermainkan orang.

                       TKI bermasalah, dihukum penggal,
                        Hamba sahaya, yang kurang tidur.
                        Pendidikan di Indonesia, dikatakan gagal
                       Jika ada sarjana, jadi penganggur.
2. Syair

                         Kerja keras dan ilmu, tiada menyatu
                         Jadi pengangguran,  yang diburu
                         Kerjanya cuma, mengumbar nafsu.
                         Jadi PSK, bersuamikan hantu.

Ciptakan lapangan kerja yang bermutu,
Kepada Cina, kita berguru.
Semgnat kerja, ditanamkan ibu
Diiringi doa,  pada yang satu.

                        Tuntutlah ilmu kenegri cina
                        Ambil teknologi, dari Eropa
                        carilah ilmu yg diredoi Allah.
                        hakikat hidup ada disana

Belajar melumpuhkan, orang jahat,
Harga diri simiskin, harus diangkat.
Jika bangga dengan diskotik terlaknat
Sudah tersiksa dahulu, sebelum kiamat

                           Niatkan kerja keras itu, ibadah,
                            Bukan tiada pernah ingat lelah
                            Harus ingat, hidup cuma seketika
                            Senantiasa ingat, kepada Allah.

Ubi kayu di Kulim, terbuabg-buang,
Harganya murah, bukan kepalng,
Mana doktor ekonomi, pergi menghilang,
Sentuhan tanganmju, kini diundang.

                              Minyak sawit, kita olah sendiri,
                              Ciptakan penemuan, berbagai teknologi.
                              Karet juga, bahan industri
                              Mari kita olah sebagai, bahan jadi.

Buatlah sayembara, berhadiah tinggi,
Siapa mampu, merekayasa barang jadi
Dari sawit dan karet, mncul suatu yang berarti,
Dunia luar tercengang, tiada terperi.
                              


1 comment:

  1. Assalamu Alaikum wr-wb, perkenalkan nama saya ibu Sri Rahayu asal Surakarta, saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS. saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi pemerintahan manapun, saya mengabdikan diri sebagai guru disebuah desa terpencil di daerah surakarta, dan disini daerah tempat mengajar hanya dialiri listrik tenaga surya, saya melakukan ini demi kepentingan anak murid saya yang ingin menggapai cita-cita, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 70 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, pada suatu hari sekolah tempat saya mengajar mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat Jl. Letjen Sutoyo No. 12 Jakarta Timur karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya 0853-1144-2258 atas nama Drs Muh Tauhid SH.MSI beliaulah yang selama ini membantu perjalanan karir saya menjadi PEGAWAI NEGERI SIPIL, alhamdulillah berkat bantuan bapak Drs Muh Tauhid SH.MSI SK saya dan 2 teman saya tahun ini sudah keluar, bagi anda yang ingin seperti saya silahkan hubungi bapak Drs Muh Tauhid SH.MSI, siapa tau beliau bisa membantu anda

    ReplyDelete

Komentar Facebook